Langsung ke konten utama

Sound Pabrikan V.s Sound Rakitan, Bagus mana?

Banyak yang bertanya tentang perbandingan antara sound rakitan dengan sound pabrikan, disini saya bersama Gusti berdiskusi tentang perbedaan sound rakitan dengan pabrikan, apa saja bedanya?



1.Sound System Pabrikan
Banyak orang berkata bahwa sound pabrikan lebih empuk dan lebih bersih suaranya ketimbang sound rakitan, kenapa? Disini gusti menjawab bahwa sound pabrikan memiliki sebuah perangkat di dalam box / enclosure nya yaitu passive crossover yang berguna untuk menyeimbangkan distribusi power ke masing masing speaker. Kebanyakan sound rakitan tidak menggunakan passive crossover atau biasa disebut loss, makanya hasilnya akan berbeda karna jika tidak menggunakan passiver crossover semua frekuensi akan masuk ke semua driver, seperti mid yang masuk ke dalam tweeter sehingga suara tweeter jadi tidak jernih

Kelebihan : Semua sistem sudah dibuat sedemikian rupa dengan perhitungan, sehingga suara akan lebih maksimal, daya tahan yang sudah teruji.

Kekurangan : Pengguna sudah tidak bisa melakukan kustomisasi speaker dan harga yang selangit karna sudah memiliki brand, untuk brand tertentu, hanya amplifier yang disarankan yang boleh digunakan.




2. Sound system rakitan
Banyak orang berkata bahwa sound rakitan itu buruk, namun Gusti berkata tidak demikian. Karna banyak faktor yang menentukan kualitas audio itu sendiri. Contohnya adalah pemilihan parts speaker, sistem yang digunakan, desain enclosure, serta perangkat pendukung lainnya. Pemilihan parts yang baik serta sesuai kebutuhan akan melahirkan kualitas yang baik, dan sistem disini yang dibicarakan adalah sistem distribusi power ke speaker. apakah pasif atau bi-amp? loss atau menggunakan passive crossover?. Pemilihan amplifier yang tepat pun akan melahirkan kualitas audio yang baik

Kelebihan : sistem dapat di kostumisasi sesuai kebutuhan pengguna/penyewa, harga yang jauh lebih bersahabat di kantong namun memungkinkan untuk memiliki kualitas setara dengan speaker pabrikan, desain enclosure dapat di buat sesuai selera, namun tetap harus sesuai perhitungan. Penggunaan amplifier pun fleksibel selama tidak melebihi batas maksimum Load speaker.

Kekurangan : Belum teruji, daya tahan tergantung kepada bahan enclosure dan speaker yang digunakan, di sisi lain terkadang vendor event hanya menerima speaker pabrikan dengan merk yang disetujui.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Sound Engineer, Soundman, dan System Engineer.

Orang-orang di masa kini sering menyalahartikan antara soundman, sound engineer, dan system engineer. Dan kali ini saya bersama gusti akan membahas perbedaan ketiganya. A. Sound Engineer Sound engineer lebih dikenal sebagai penata audio di industri rekaman walau ranahnya tidak hanya di studio rekaman. Sound engineer bertugas sebagai orang yang menentukan dimana speaker harus diletakkan, berapa jumlah watt yang diperlukan, pada ketinggian berapa speaker harus digantung agar optimal, dimana mic harus diletakkan, dan lain lain. B. System Engineer System engineer memiliki pekerjaan yang mirip dengan sound engineer, namun bedanya adalah system engineer adalah orang yang melakukan instalasi peralatan yang digunakan. Baik instalasi perkabelan, penataan input channel, hingga penataan instalasi kelistrikan yang sesuai. C. Soundman  Soundman adalah orang yang mengoperasikan hasil pekerjaan dari Sound Engineer dan System Engineer. Soundman bertugas di belakang audio mixer untuk melak...

Bagaimana sih instalasi live sound system?

Buat kalian yang bingug gimana sih instalasi sound panggung? Dimana power amplifiernya? Gimana jalur kabel nya? Oke, yuk kita intip skematiknya. berhubung kemarin gue baru aja nanya sama Gusti, temen gue yang memang manusia belakang panggung alias sound engineer (kalo versi kearifan lokalnya tukang sound hehehe) dan dia buatin gue skematiknya yang memang gue request agar dibuat simple.  yuk cekidottt.... diatas adalah instalasi live sound system dengan sistem f.o.h dan monitor panggung dimana garis merah adalah output mixer, garis oranye adalah input mixer melalui kabel multipair atau yang sering disebut kabel snake . Disini input dari stage dibagi ke mixer f.o.h dan mixer monitor menggunakan splitter yaitu pembagi jalur yang akan membagi 1 buah sumber ke 2 buah target yaitu mixer monitor dan f.o.h sekaligus "apa fungsinya?" kata gusti, fungsinya agar masing masing soundman (f.o.h dan monitor) bisa melakukan adjustment (kata gusti bahasa ker...