Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Intermezzo

Gusti, inspirasiku

Anak muda yang umurnya terpaut 7 tahun dibawah gue, berhasil membuat gue tertarik pada dunia musik. Seperti yang pernah gue ceritakan bahwa dari kecil gue cuma tertarik pada dunia bola namun sejak hari itu, Gusti memperkenalkan banyak sekali mengenai dunia musik. Dan akhirnya gue tertarik untuk mengenal musik lebih dalam. SERU! Gusti, si anak muda yang sudah bisa main keyboard sejak umur 5 tahun. Dan ternyata dia tidak ikut kursus keyboard karena keterbatasan biaya. Gusti secara otodidak menguasai keyboard hanya dengan latihan setiap hari. Sejak TK sampai hari ini Gusti selalu mengiringi kakak perempuan dan Ibunya untuk menjadi wedding singer di acara pernikahan. Gusti adalah keyboardis andalan keluarganya dalam berbagai acara. Gusti mulai mengembangkan bakatnya sejak smp, orang tuanya mendukung Gusti dengan memberikan fasilitas alat musik lengkap. Gusti sang multitalenta bisa memainkan semua alat musik termasuk biola. Gusti secara diam diam pun mulai belajar mengenai sound dan berbaga...

Kenapa musisi itu cenderung lebih suka begadang?

1. Suka bangun kesiangan bahkan sampai sore Ini dikarenakan kebiasaan tidak tidur semalaman untuk mencari ide dan menuangkannya kedalam musik sehingga siang dijadikan malam, malam dijadikan siang. 2. Lebih semangat bekerja saat malam tiba karena kebanyakan musisi merasa ide dalam bermusik hanya muncul di malam hari ketika dunia sudah tidur. disini orang yang sudah terbiasa begadang akan merasa sangat bergairah melakukan sesuatu di malam hari, entah itu untuk pekerjaan ataupun hal-hal lainnya. 3. Makan saat rasa lapar datang Rata-rata musisi yang begadang terkadang lupa sama yang namanya makan, mereka cenderung asik dengan “dunianya”. Disaat perut mereka lapar baru mereka makan, jelas ini sangat tidak baik untuk kesehatan. Itulah mengapa banyak musisi kurus kering seperti tak terurus. 4. Makan jadi tidak teratur Ideal nya salah satu cara pola hidup sehat adalah makan teratur tepat waktu. kebanyakan musisi yang cenderung begadang melalaikan aturan ini sehingga seri...

Kenapa musisi itu kebanyakan jomblo?

Musisi selalu bahagia dengan dunianya karena musisi merasa satu satunya kebahagiaan mereka adalah menuangkan ide kreatifnya didalam musik. Musisi tidak pernah bosan dengan kegiatannya seharian didalam ruangan penuh alat musik dan berdiam diri seharian hanya untuk mencari sesuatu untuk mewujudkan mimpinya. Musisi terbiasa begadang dan bangun di siang hari bahkan sore hari sehingga kebanyakan musisi tidak punya waktu untuk hal lain. Musisi terlalu cinta pada dunianya sehingga tidak ada yang bisa menarik perhatian mereka selain dunia musik dan segala printilan didalamnya. Musisi itu pemalas, jangankan untuk mencari pendamping.. untuk bangun pagi saja mereka tidak mampu. Karir nomor satu, jodoh nomor sekian. Jadi jangan heran jika banyak musisi yang bersikap dingin ketika ketemu lawan jenis yang lumayan aduhai karena kebanyakan dari mereka lebih mengutamakan karir ketimbang jodoh. Bagi musisi, pernah ada kata deadline untuk urusan percintaan. . “NGGAK PERNAH ADA KATA “DEADLINE”. Kata...

Kenapa musisi kebanyakan pemalas?

Bagaimanapun, musisi itu hidupnya santai. Kepala mereka lebih dingin daripada orang yang serius dan perfeksionis dalam segala hal. Meski gerak-gerik musisi terlihat malas-malasan, tapi mereka memiliki satu tujuan dengan pencapaian yang sangat fokus. Orang rajin itu kadang fokusnya banyak. Pingin pencapaian ini dan itu, sehingga apa yang dia raih berakhir setengah-setengah. Beda dengan “orang malas.” “Orang malas” mungkin cenderung tidak begitu pandai dalam banyak hal. Lalu dia mempelajari apa yang menjadi minatnya dengan begitu susah-payah. Namun ketika ia mampu mempelajari bidang tersebut, ia akan fokus dan maksimal. Karena hanya itu yang dia bisa. Tapi gara-gara itu, dia bisa sukses di bidang itu pula. Sama halnya dengan musisi yang hanya cinta bidang musik. Musisi tuh mikirnya nggak serumit orang-orang rajin lain. Mereka malah justru jitu dalam menemukan cara-cara praktis untuk menyelesaikan idenya. Makanya, nggak salah kalau Mbah Bill Gates pernah bilang gini: “I cho...

Perjalanan Pertama Mengenal Dunia Musik

Sabtu, 11 Februari 2012 sekitar pukul 20.00 saya bersama teman teman kampus menuju sebuah konser musik di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan . Awalnya saya tidak tertarik dengan dunia musik karena sejak kecil saya hanya tertarik dengan dunia sepak bola. Entah mengapa pada konser malam itu saya merasakan ketertarikan yang lumayan besar. Bukan pada bagian panggung, melainkan pada bagian backstage. Mulai munculnya ketertarikan untuk mengenal dunia musik lebih dalam sejak saya diperkenalkan oleh teman kampus dengan beberapa teman di bagian backstage. Pada malam itu saya berkenalan dengan sound engineer bernama Gusti dan sempat bertukar nomer ponsel untuk sekedar ngopi dan sharing mengenai kehidupan sound.  Berikut adalah pertemuan ke 4 saya bersama Gusti dan sound engineer lainnya di acara musik di bilangan Ancol, Jakarta Utara. Pada pertemuan ke 4 saya mulai ditugaskan untuk menjadi soundman ( orang yang mengoperasikan sound ) . Ternyata bertugas sebagai sound engineer itu ti...